Prestasi Aldila di Amerika Serikat, Akhiri Penantian Panjang Petenis Indonesia Berlaga di Final Turnamen WTA - ayo tenis -->
Perumnas

Prestasi Aldila di Amerika Serikat, Akhiri Penantian Panjang Petenis Indonesia Berlaga di Final Turnamen WTA

Prestasi Aldila di Amerika Serikat, Akhiri Penantian Panjang Petenis Indonesia Berlaga di Final Turnamen WTA

ayotenis.com, Charleston, Amerika Serikat, 1 Agustus 2021 - Kesuksesan Ratu Tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi, dan pasangan gandanya Erin Routliffe dari Selandia Baru, melaju ke babak puncak nomor ganda putri turnamen tenis profesional WTA (Women's Tennis Association -redCharleston 125K, yang  berlangsung di Charleston, Amerika Serikat, merupakan catatan manis bagi tenis Indonesia.

Pencapaian itu membuat penantian panjang beberapa tahun akan kembali adanya petenis putri Indonesia yang berlaga di babak final sebuah turnamen WTA berakhir.

Sebelum Aldila Sutjiadi tampil di laga pamungkas WTA Charleston, terakhir kali petenis Indonesia yang merasakan partai final turnamen WTA adalah Jessy Priskila Rompies yang tampil berpasangan dengan petenis Thailand, Nicha Lertpitaksinchai.

Duet Asia Tenggara itu berhasil melangkah ke babak final Turnamen WTA 125k "Dalian Women's Tennis Open" yang berlangsung di Dalian, China, mulai tanggal 6 s/d 11 September 2016.

Kala itu Jessy Rompies/Nicha Lertpitaksinchai gagal menyandang predikat kampiun setelah ditekuk oleh duo Asia, Lee Ya-hsuan dari Republik Tiongkok dan Kotomi Takahata asal Jepang. Jessy Rompies/Nicha Lertpitaksinchai kalah dari Lee Ya-hsuan/Kotomi Takahata dengan skor 2-6, 1-6.

"Di WTA 125k Dalian tahun 2016 saya dan Nicha Lertpitaksinchai melaju hingga babak final." kata Jessy Rompies saat dihubungi ayotenis.com.

Jauh sebelum itu, petenis Indonesia yang berlaga di babak puncak sebuah turnamen WTA adalah dua legenda hidup tenis putri Indonesia, yaitu Wynne Prakusya dan Angelique Widjaja. Mereka tampil berpasangan kala berlaga di final turnamen WTA 250K Volvo Women's Open yang dihelat di Thailand, 3-9 November 2003.

Ketika itu Wynne Prakusya / Angelique Widjaja finis ditempat kedua setelah takluk dari pasangan China, Ting Li / Tiantian Sun, straight set 4-6, 3-6.

Kurang lebih dua tahun sebelum itu, legenda hidup tenis putri Indonesia lainnya, Yayuk Basuki, tampil di babak final nomor ganda putri turnamen WTA 1000K United Arab Emirates yang diadakan mulai tanggal 19 s/d 25 Feb 2001.

Ketika itu, Yayuk yang berduet dengan petenis Belanda, Caroline Vis, sukses menyabet gelar juara usai mengandaskan perlawanan pasangan beda negara, Asa Svensson dari Swedia dan Karina Habsudova asal Slowakia. Yayuk Basuki / Caroline Vis menang setelah bertarung rubber set dengan skor akhir, 6-0, 4-6, 6-2.

Setelah penantian panjang sekitar 5 tahun, akhirnya pada hari Sabtu (31 Juli 2021) siang waktu Amerika Serikat, atau Minggu (1 Agustus 2021) dini hari WIB, munculah kembali petenis Indonesia yang tampil di final sebuah turnamen WTA, yaitu Aldila Sutjiadi.

Aldila Sutjiadi / Erin Routliffe berlaga di babak puncak turnamen WTA bertajuk "LTP Women's Open".

Pada laga yang berlangsung di lapangan tenis LTP (Live to Play) Mt. Pleasant, CharlestonAldila Sutjiadi / Erin Routliffe berjibaku melawan duet gado-gado, En Shuo Liang dari Republik Tiongkok dan Rebecca Marino asal Kanada.

Sayangnya, pada debut perdana Aldila Sutjiadi bermain di babak puncak turnamen WTA, dirinya dan pasangannya harus menelan kekalahan. 

Aldila Sutjiadi / Erin Routliffe yang menempati unggulan teratas, takluk pada En Shuo Liang / Rebecca Marino setelah bertarung sengit selama tiga set yang berkesudahan dengan skor, 7-5, 5-7, 7-10.

"Sayang sekali, Ganda Aldila/Erin dipaksa menyerah dalam 3 sets 7-5 5-7 7-10. Mg depan ber-2 akan lanjut main Ganda di WTA 500K San Jose California. Terima kasih atas perhatian dan dukungan teman2." tutur Indriatno Sutjiadi, ayahanda Aldila Sutjiadi dalam keterangan yang diterima ayotenis.com (1/8).

Apapun hasilnya, Aldila telah mengukir sejarah baru dalam lembaran pertenisan Negeri Kita tercinta. Masih akan banyak turnamen lainnya yang bakal diikuti oleh Gadis kelahiran Jakarta itu, dan tentunya masih terbuka peluang besar baginya untuk kembali bertanding di partai final sebuah turnamen level WTA, bahkan mungkin menyabet gelar juara seperti yang pernah dilakukan oleh Yayuk Basuki.

Berita & Info Tenis Terkini, Jadwal & Hasil2 Turnamen, Peringkat/Ranking Atlet juga Dapat di simak di ayotenis.id

En Shuo Liang / Rebecca Marino Juara WTA Charleston,
Aldila Sutjiadi / Erin Routliffe Runner up
foto: Indriatno Sutjiadi

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 ayo tenis | All Right Reserved