Upayakan Atlet Diterima di Sekolah Favorit Lewat Jalur Prestasi, Ini Terobosan Yang Dilakukan Pelti Jatim

ayo tenis, Jawa Timur, 10 September 2019 - Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Jawa Timur tak henti-hentinya berupaya seoptimal mungkin memfasilitasi dan meningkatkan prestasi atlet tenis Jawa Timur.

Upaya-upaya tersebut, diwujudkan dengan melakukan berbagai terobosan, antara lain dengan semakin giat menggelar kejuaraan tenis mulai tingkat regional, nasional dan bahkan internasional.

Selama ini Pengprov Pelti Jawa Timur telah memiliki agenda rutin tahunan penyelenggaraan turnamen tenis yang antara lainnya, Persami Antar koordinator wilayah (Korwil), Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan kejuaraan tenis yunior bertaraf internasional "(International Tennis Federation) ITF Widjojo Soejono International Junior Championship"

Selain dimaksudkan untuk menggali potensi dan meningkatkan prestasi atlet, melalui turnamen-turnamen tersebut, Pengprov Pelti Jawa Timur juga berupaya memfasilitasi berbagai kebutuhan atlet, antara lain dengan memberikan piagam penghargaan bagi atlet berprestasi yang dimungkinkan dapat digunakan untuk masuk ke sekolah-sekolah favorit lewat jalur prestasi.

"Ajang Persami dimaksudkan untuk memperbanyak pertandingan dan menjaring pemain-pemain yunior dengan bertahap melalui wilayah yang telah terbagi 6 wilayah. Mengaktifkan pembinaan di daerah. Sedangkan master Kejurprov adalah mempertemukan dan menjaring pemain di level provinsi yang telah terseleksi di wilayahnya, istilah kejurprov master ini kita gunakan supaya sertifikat atau piagam kejuaraan bisa diakomodir oleh sekolah pemain." tutur Wakil Ketua I Pengprov Pelti Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P.

"Untuk Kejurda kita sempurnakan menjadi kejurprov. Karena levelnya sudah provinsi.
Sedangkan rencana yang di pertandingan adalah mulai tingkat SD, SLTP, SLTA, Umum dan Veteran. Kenapa seperti ini, karena agar supaya pihak sekolah dan Dispora bisa berpartisipasi bersama cabor. Adik-adik bisa mewakili sekolahnya, selain itu diharapkan untuk memasyarakatkan pertenisan di sekolah-sekolah." imbuh Pria yang akrab disapa Prof Tri tersebut.

Turnamen-turnamen yang diselenggarakan oleh Pengprov Pelti Jawa Timur juga dirancang saling berkaitan dan berkesinambungan. Dimulai dari ajang Persami yang digelar di 6 Korwil kemudian berlanjut ke Master Kejurprov. Tak berhenti sampai disitu, bagi para finalis Kejurprov di semua kelompok umur akan mendapatkan kesempatan berlaga di kejuaraan tenis ITF Widjojo Soejono International Junior Championship tanpa dipungut biaya pendaftaran. Bagi para juara, finalis dan semifinalis master Kejurprov juga bakal mendapatkan medali, piagam penghargaan yang prestisius dan hadiah menarik lainnya.

"Seperti saya utarakan sebelumnya, peserta Kejurprov master Persami adalah para juara dan runner up ajang Persami di 6 Korwil yang ada di Jatim. Untuk finalis Kejurprov Master Persami akan mendapatkan fasilitas mengikuti turnamen ITF Widjojo Soejono International Junior Championship, free pendaftaran." pungkas Prof Tri.

Sejauh ini memang keberadaan turnamen-turnamen yang digelar oleh Pengprov Pelti Jawa Timur sangat dirasakan manfaatnya oleh atlet-atlet tenis di provinsi tersebut. Selain dapat menambah pengalaman bertanding dan jam terbang, tidak sedikit diantara mereka yang berhasil masuk ke sekolah-sekolah favorit dengan menggunakan piagam yang mereka dapatkan saat tampil sebagai juara di turnamen-turnamen tersebut.

Upaya Pengprov Pelti Jawa Timur tersebut layak mendapat acungan jempol lantaran mereka cukup berhasil meramu program yang bermanfaat ganda, yaitu menjaring bibit-bibit baru, peningkatan prestasi sekaligus memfasilitasi kebutuhan atlet terkait pendidikan mereka. 

Semoga upaya Pengprov Pelti Jawa Timur ini dapat menjadi inspirasi bagi pengurus Pelti di seluruh Indonesia dalam upaya memfasilitasi dan meningkatkan prestasi atlet tenis di derah masing-masing.

Rasanya tak berlebihan bila Pengprov Pelti Jawa Timur memiliki slogan: Sukses Oragnisasi Sukses Prestasi ! 

Jawa Timur Rek ! #ayotenis #waktunyatenis


Prof. Dr. Ir. Soetriono, M.P