Final Kualifikasi Turnamen Tenis Pertamina 25K ITF Women's Circuit: Rifanty Kahfiani Paksa Unggulan Pertama Bertarung Tiga Set - ayo tenis -->

Final Kualifikasi Turnamen Tenis Pertamina 25K ITF Women's Circuit: Rifanty Kahfiani Paksa Unggulan Pertama Bertarung Tiga Set

Final Kualifikasi Turnamen Tenis Pertamina 25K ITF Women's Circuit: Rifanty Kahfiani Paksa Unggulan Pertama Bertarung Tiga Set

Jakarta, 18 Juni 2019. Chompoothip Jundakate, unggulan teratas kualifikasi harus berjuang habis-habisan untuk bisa melangkah ke babak utama Turnamen ITF World Tennis Tour kelas USD 25,000 bertajuk "Pertamina 25K ITF Women's Circuit".  Petenis dari Thailand ini dipaksa bertarung rubber set oleh salah satu petenis andalan Indonesia, Rifanty Dwi Kahfiani.

Putri Sanjungan Insani dan Rifanty Dwi Kahfiani terhenti di final kualifikasi Pertamina 25K ITF Women's Circuit

Berlaga di lapangan tenis Elite Club Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (18 Juni 2019), Chompoothip Jundakate mengandaskan perlawanan Rifanty Dwi Kahfiani dengan skor tipis, 1-6, 6-4 dan 10-6. Dengan hasil ini maka petenis Negeri Gajah Putih itu memastikan satu tiket ke babak utama turnamen yang menyediakan total hadiah senilai 25.000 dolar AS atau setara dengan Rp 355 juta itu.

Tiket babak utama lainnya juga lepas dari genggaman petenis tuan rumah setelah Putri Sanjungan Insani harus mengakui ketangguhan unggulan ketujuh kualifikasi, Mio Kozaki asal Jepang dengan dua set langsung 5-7 dan 0-6. 

"Secara teknis permainan kita seimbang, hanya lawan lebih siap dari sisi endurance sehingga pada set kedua bola lawan masih tetap stabil dan menekan, saya coba mengimbangi tapi terlihat lawan tidak kendor dari sisi defense maupun offense." tutur Putri Sanjungan Insani lewat pesan singkat WhatsApp kepada ayotenis usai pertandingan (18/7).

Hasil tak jauh berbeda juga dibukukan oleh Srikandi tenis Indonesia lainnya, Oxi Gravitasi Putri yang harus mengurungkan niatnya untuk berlaga di babak utama turnamen International Tennis Federation (ITF) level USD 25,000 ini. Langkah Dara yang lahir pada tahun 2000 itu terhenti di final kualifikasi usai menelan kekalahan dari seeded 2 kualifikasi Ramu Ueda dari Jepang, juga dengan dua set langsung 6-1 dan 6-3. 

#ayotenis #waktunyatenis

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 ayo tenis | All Right Reserved